vinay-tadepalli-GxpxTWRYKho-unsplash

Do’a Hajat (Khususnya Keselamatan dari Corona)

.اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيراً وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيراً، فَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً

.اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَيِّدِنَا وَسَنَدِنَا ومَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِين

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.  اَللّهُمَّ كَاشِـفَ الْغَمِّ مُفَرِّجَ الْهَمِّ مُجِيبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّينَ إِذَا دَعَوْكَ رَحْمانَ الدُّنْيَا وَاْلاخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا فَارْحَمْنِي فِي حَاجَتِي هذِهِ بِقَضَائِهَا وَنَجَاحِهَا رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ. اَللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيّـِكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ، يَا مُحَمَّدُ إِنِّي أَتَوَجَّهُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى لِي، اَللّهُمَّ فَشَفّـِعْهُ فِيَّ

.اَللَّـهُمَّ يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ وَيَا دَافِعَ البَليَّاتِ اِقْضِ حَوَائِجَنَا كُلَّهَا يَا أَرْحَمَ الرَاحِمِين

.(اَللَّـهُمَّ أَجِرْناَ وخَلِّصْنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْوَبَاءِ وَالْبَلاَءِ وَمِنْ سَيِّءِ الْأَمْرَاضِ وَالْأَسْقَامِ (لَا سِيَّمَا فِيرُوسِ كُورُونَا

.بِسْمِ اللهِ، (أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ) مِنْ وَجَعي هٰذَا

.اَللَّـهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، مُذْهِبَ الْبَأْسِ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا اَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، اللهُ يَشْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، اللهُ يَشْفِيكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ فِيكَ

اَللَّـهُمَّ عَافِنَا فِي اَبْدَانِنَا، اَللَّـهُمَّ عَافِنَا فِي اَسْمَاعِنَا، اَللَّـهُمَّ عَافِنَا فِي اَبْصَارِنَا، اَللَّـهُمَّ عَافِنَا فِي كُلِّ أَعْضَائِنَا وَجَوَارِحِنَا وَلَطَائِفِنَا وَحَوَاسِّنَا الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ

 

Sungguh Maha Besar Allah, dan segala puji hanya bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.

Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, dan shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Saw., begitu pula kepada keluarga dan para sahabat seluruhnya.

Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah yang maha lembut lagi Maha Pemurah, Maha Suci Allah, Rabb pemilik ‘Arsy yang Maha Agung, segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam, aku mengharap rahmatMu, ketetapan hati (untuk meraih) ampunanMu, mendapatkan keberuntungan dengan segala kebaikan dan keselamatan dari segala perbuatan dosa, jangan Engkau biarkan dosa padaku kecuali Engkau mengampuninya, dan jangan Engkau biarkan kegundahan kecuali Engkau membukakannya, dan jangan Engkau biarkan kebutuhan-kebutuhan yang Engkau ridlai kecuali Engkau penuhi, wahai Dzat yang maha pengasih! Ya Allah, Engkau yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu mengenai sesuatu yang mereka perselisihkan. Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Luhur dan Maha Agung. Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Lembut dan Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan tujuh langit dan Tuhan ‘Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, Tuhan yang menyingkap kesedihan, yang menghilangkan kegalauan, dan yang mengabulkan doa orang-orang yang dalam kesempitan ketika mereka berdoa, Maha Pengasih dan Maha Penyayang di dunia dan akhirat, rahmatilah aku dalam hajatku ini dengan mengabulkannya, dengan rahmat yang mencukupi diriku dari mencari rahmat selain diri-Mu. Ya Allah, aku memohon dan mengharap kepadaMu, aku menghadapMu dengan wasilah Nabi Kasih sayang, Nabi Muhammad Saw. Ya Muhammad Saw, wahai junjunganku, aku menghadap Rabb-ku dengan menjadikanmu wasilah agar hajatku ini dipenuhi. Ya Allah, jadikanlah Rasulullah sebagai pemberi syafaat bagiku.

Wahai Dzat yang memenuhi segala kebutuhan, penuhilah kebutuhan-kebutuhan kami, Wahai Dzat yang menjaga dari bala bencana, jagalah kami dari berbagai macam bala bencana yang mungkin datang kepada kami, Wahai Dzat yang Maha Pemurah!

Ya Allah, selamatkanlah kami dari wabah, bala, dan segala macam keburukan penyakit, khususnya pernyakit Covid-19 yang sekarang melanda dunia, lindungilah kami!

Bismillah, dengan namaMu ya Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaanMu dari keburukan rasa sakit yang mungkin akan menyakitiku.

Ya Allah, Rabb semua manusia, yang menghilangkan segala penyakit, sembuhkanlah, karena Engkaulah yang Maha Menyembuhkan, tiada penyembuh selain Engkau, sembuhkanlah dengan kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit lagi!

Bismillah!.. Bismillah!.. Bismillah!.. Dengan nama Allah, aku membacakan dan meniupkan padamu, Allah akan menyembuhkan penyakitmu, dari segala macam bahaya yang menyakitkan dirimu, dengan nama Allah aku meruqyahmu, dan Allah-lah yang menyembuhkanmu dari setiap penyakit yang menimpamu.

Ya Allah, berikanlah kesehatan pada tubuh kami, Ya Allah, berikanlah kesehatan pada telinga kami, Ya Allah berikanlah kesehatan pada kedua mata kami, Ya Allah berikanlah kesehatan pada setiap anggota badan dan tubuh kami, lathifah-lathifah kami, dan perasaan kami baik yang zahir maupun batin. Hanya Engkau yang Maha Kuasa atas semua itu, tiada tuhan selain Engkau.

 

Download Audio

vinay-tadepalli-GxpxTWRYKho-unsplash

Do’a Keselamatan (Agar Terhindar dari Musibah dan Bencana)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

اَللّٰهُمَّ يَا حَافِظُ يَا حَفِيظُ، نِعْمَ الْحَافِظُ أَنْتَ، اِحْفَظْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْنَا وَمِنْ خَلْفِنَا وَعنْ أَيْمَانِنَا وَعَنْ شَمَائِلِنَا, وَمِنْ فَوْقِنَا, وَنَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ نُغْتَالَ مِنْ تَحْتِنَا.

 يَا اَللهُ, يَا اَللهُ, يَا اَللهُ.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Ya Allah yang Maha Menjaga dan sebaik-baiknya penjaga. Lindungilah kami dari berbagai bahaya yang datang dari depan dan belakang kami, dari sisi kanan dan kiri kami, dan dari atas maupun bawah kami. Ya Allah, kami berlindung dengan keagungan-Mu dari pembunuhan yang dilakukan dengan cara yang tidak diketahui.

Ya Allah! Ya Allah! Ya Allah!

neonbrand-zFSo6bnZJTw-unsplash

Sebuah Nafas – Diskusi dengan Pemuda

Sebuah Nafas – Diskusi dengan Pemuda


Semua sabda Sang Nabi adalah berlian. Kata-kata dari sultannya umat manusia adalah sultan dari segala kata. “Sebaik-baik pemuda di antara kalian adalah yang mirip dengan orang tua”.

خَيْرُ شَبَا بِكُمْ مَنْ تَشَبَّهَ بِكُهُوْ لِكُمْ وَشَرُّ كُهُوْلِكُمْ مَنْ تَشَبَّهَ بِشَبَابِكُمْ

“Sebaik-baik pemuda diantara kalian adalah yang menyerupai orang tua; sementara seburuk-buruk orang tua diantara kalian adalah yang menyerupai pemuda.” (HR. Thabrani dan Abu Ya’la)

Ketika tanda-tanda ajal sudah mulai muncul, para pemuda ini ketika melihat dunia, mereka ingat akan akhiratnya. Para pemuda ini pun dengan paradigma itu mengelola hidupnya. Pemuda yang demikian bahkan lebih baik dibandingkan para orang tua di antara kita.

Pada prinsipnya salah satu sisi terpenting dari agama adalah akhlak. Baginda Nabi bersabda:  تَخَلَّقُوْا بِأَخْلَاقِ اللهِ “Berlakulah dengan akhlak Allah”.

Al Quran memuji Baginda Nabi Muhammad SAW dalam Surah al-Qalam,

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظيم
“Sungguh kamu memiliki akhlak yang agung!”

Saat ini tidak ada hal yang mengagumkan dari dunia Islam. Yang mewujudkannya sebagai pesan dari Nabi adalah kalian, orang-orang di jalannya Bediuzzaman, dengan izin dan inayah Allah SWT.

Terkait hal ini, aku tak pernah kehilangan keyakinan dan mengubah pandanganku. Ya, Anda adalah salah satu bukti penampakan Anugerah Ilahi.

Semua anak lahir ke dunia dengan fitrah Islam dan bersih dari dosa. Seandainya Anda berkata: “Demi Allah bayi ini layak masuk surga!” Tiada dosa untuk Anda, apa yang kalian katakan tak bertentangan dengan kebenaran. Demikianlah, manusia lahir dengan fitrah yang suci.

Futuwah artinya sebagaimana kamu menerimanya dari-Ku dalam keadaan bersih, sebersih itu juga kamu akan mengembalikannya kepada-Ku. Kamu akan dimatikan seperti saat kamu hidup. Seperti apa kamu mati, seperti itu juga kamu dibangkitkan. Di satu sisi, jika Anda menghiasi hidup dengan iman dan amal salih dan menghiasinya dengan salat, Sebagaimana Sang Nabi, lewat mikraj Beliau menapaki lapisan langit. Lewat itu Beliau dimuliakan bisa bertemu dengan Allah SWT. Jika Anda juga salat lima waktu dengan penuh khusyuk, Anda pun berkesempatan melakukan mikraj lewat salat.

Salat adalah mikrajnya orang beriman. Dari sini, sebagaimana kita suci saat lahir ke dunia ini, demikian juga saat bertemu dengan-Nya. Semua segala sesuatu adalah milik-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Kita berasal dari Allah, kita ini milik Allah, kepada-Nya kita akan kembali. Sebagaimana kita dikirim ke dunia dalam keadaan suci, tanpa ternoda maksiat duniawi, kita sangat berharap dapat kembali kepadaNya dalam keadaan suci.

Wassalam…

museums-victoria-CzsHs8A87Y0-unsplash

Sebuah Nafas – Wajah Pahit dan Hikmah dari Musibah

Sebuah Nafas – Wajah Pahit dan Hikmah dari Musibah


“Api neraka sekali-kali tidak akan menyentuh kaki yang berdebu di jalan Allah. Segala sesuatu berasal dari-Mu, Ya Ghani Rabbku, wajahku kupalingkan pada-Mu. Engkalah al-Awwal dan al-Akhir, Rabbku, wajahku kupalingkan pada-Mu.” Ketika wajah sudah bertawajuh kepada-Nya, wajah itu takkan pernah redup dan menghitam. Dikatakan: “Wajah harus senantiasa menghadap matahari, sehingga bayangan jatuh di belakang”. Jika yang menghadap matahari adalah punggung, Maka kita akan terpaku pada bayangan seperti halnya ahli dunia. Allah telah menciptakan kita sebagai manusia. Allah berikan kita anugerah kesempatan untuk menjadi manusia beriman. Dia mengirimkan Sang Sayyidul Anam, Muhammad SAW sebagai imam sekaligus pembimbing kita. Dengan berjalan di atas jalan yang dipandunya, insya Allah akan mengantarkan kita kepada-Nya, berkat Inayat dari Allah SWT. Pujian hanya bagi Allah yang memberi jalan ini kepada kita (QS. Al-A’raf 7:43).

وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ ٱلْأَنْهَٰرُ ۖ وَقَالُوا۟ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى هَدَىٰنَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْلَآ أَنْ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ ۖ لَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِٱلْحَقِّ ۖ وَنُودُوٓا۟ أَن تِلْكُمُ ٱلْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran”. Dan diserukan kepada mereka: “ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan”

Bala dan musibah dari luar terlihat tidak menyenangkan, buruk, dan membuat mual. Tetapi kita harus melihat hasil akhirnya. Terdapat ribuan orang hidup dalam beragam kesulitan dan penderitaan. Tetapi kesulitan tersebut perlu diterima sebagai doa yang dipersembahkan kepada-Nya. Kadang karena doa seseorang yang menderita, Allah mengampuni dosa seluruh umat. Merintihlah..! Letakkan kepalamu di atas sajadah! Ungkapkanlah semua isi hatimu kepada Allah di atas sajadah itu! Jangan sampai menyesal: “Aduh! Kupikir kehidupan dunia ini abadi!

Ya, hidup yang sementara ini berlalu seperti mimpi dan tidur. Umur yang tak berpondasi ini mengalir dan berlalu seperti sungai. Seperti angin yang berhembus dan menghilang. Seperti petir yang awalnya menggelegar namun setelahnya meredup. Supaya tak menyesal, maka kita biiznillah harus mengisi hidup kita. Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat balasannya. Allah mengetahui kebaikan & keburukan walau sebesar massa atom, elektro, proton, & neutron. Demikian juga dengan balasan apa yang layak Dia berikan kepada Anda. Semoga Allah SWT memberi keberhasilan pada Anda untuk berbuat banyak kebaikan. Semoga Allah menjauhkan kita dari perbuatan buruk walau hanya seberat atom & electron.

Ya Allah! Sukseskanlah kami menjadi representasi dari kebaikan dengan kata dan laku kami. Ya Arhamar Rahimin, Ya Dzal Jalali wal Ikram. Membahagiakan kalian dengan surga Firdaus-Nya. Semoga Allah menjauhkan Anda sejauh-jauhnya dari neraka Jahannam. Wassalam.