Bediüzzaman Hazretleri: Mereka Tidak Memahami Saya!

Pertanyaan: Dalam perjalanan terakhirnya ke Urfa, Bediüzzaman Hazretleri mengatakan “Mereka tidak memahami saya!” Siapakah yang dimaksud dengan mereka ini dan mengapa mereka tidak memahaminya? Jawaban: Bediüzzaman Hazretleri telah hidup dengan penuh kesungguhan, tanpa meninggalkan kekosongan, dan telah memberikan arah hidup kepada banyak orang melalui pemikirannya, karya-karyanya, dan kehidupannya. Dengan kejujuran, kesederhanaan, akhlaknya yang luhur, ia menjalani hidup dengan sangat hati-hati…

GURU SEJATI DALAM SOROTAN ZAMAN

Bagi mereka yang memperhatikan perkembangan zaman dengan hati dan pikiran, tentu risau melihat banyaknya sosok yang disebut “guru” justru terjerat dalam berbagai masalah sosial hingga amoral. Di masa lalu, kata “guru” begitu sakral, berakar dari bahasa Sanskerta yang memiliki makna mendalam. Kata “guru” berasal dari gabungan dua kata: gu dan ru. Gu berarti kegelapan, kejumudan, dan kelemahan, sedangkan ru bermakna…