Karya Pembaca

Musibah Kehidupan

Karya Pembaca: Mahir Martin Musibah dalam Kehidupan Pribadi dan Kehidupan Agama Entah mengapa, ketika kita membicarakan musibah, maka yang terbersit di kepala kita adalah musibah yang menerpa kehidupan kita di dunia. Musibah yang biasa dikaitkan dengan bencana. Bencana yang bisa disebabkan oleh faktor alam, non-alam, atau konflik sosial. Padahal ada musibah bentuk yang lain, yang mungkin bisa lebih berbahaya dampaknya. Semua kita sepakat bahwa musibah adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari, dan harus kita hadapi. Musibah terkadang ada yang menimpa diri, keluarga, atau masyarakat luas. Dampak dari musibah pun sangat beragam macamnya. Bagi individu, musibah bisa membuat seseorang jatuh […]
Dawai Kalbu

Do’a Keselamatan (Agar Terhindar dari Musibah dan Bencana)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ اَللّٰهُمَّ يَا حَافِظُ يَا حَفِيظُ، نِعْمَ الْحَافِظُ أَنْتَ، اِحْفَظْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْنَا وَمِنْ خَلْفِنَا وَعنْ أَيْمَانِنَا وَعَنْ شَمَائِلِنَا, وَمِنْ فَوْقِنَا, وَنَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ نُغْتَالَ مِنْ تَحْتِنَا.  يَا اَللهُ, يَا اَللهُ, يَا اَللهُ. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang […]
Dawai Kalbu

Sebuah Nafas – Wajah Pahit dan Hikmah dari Musibah

Sebuah Nafas – Wajah Pahit dan Hikmah dari Musibah “Api neraka sekali-kali tidak akan menyentuh kaki yang berdebu di jalan Allah. Segala sesuatu berasal dari-Mu, Ya Ghani Rabbku, wajahku kupalingkan pada-Mu. Engkalah al-Awwal dan al-Akhir, Rabbku, wajahku kupalingkan pada-Mu.” Ketika wajah sudah bertawajuh kepada-Nya, wajah itu takkan pernah redup dan menghitam. Dikatakan: “Wajah harus senantiasa menghadap matahari, sehingga bayangan jatuh di belakang”. Jika yang menghadap matahari adalah punggung, Maka kita akan terpaku pada bayangan seperti halnya ahli dunia. Allah telah menciptakan kita sebagai manusia. Allah berikan kita anugerah kesempatan untuk menjadi manusia beriman. Dia mengirimkan Sang Sayyidul Anam, Muhammad SAW […]